9 Tips Berkomunikasi yang Baik
Menurut survei The National Association of Colleges and Employers (Asosiasi nasional perguruan tinggi dan pengusaha) bahwa komunikasi terdaftar sebagai keterampilan paling berkualitas dan penting yang harus dimiliki seseorang dalam bersaing di dunia kerja.
Ada begitu banyak pekerjaan yang bisa kita temui di sekitar kita, mulai dari kerja menghasilkan barang atau kerja dalam bentuk jasa, namun teman-teman semua harus paham untuk menopang hard skill ini agar pekerjaan teman-teman bisa berkembang maka di butuhkannya suatu keahlian soft skill yaitu Berkomunikasi yang baik.
Kok bisa komunikasi yang baik menjadi sangat penting di dalam dunia pekerjaan? dan bahkan tidak hanya di dunia pekerjaan, bisa juga di pendidikan, kehidupan bermasyarakat, organisasi dan lain sebagainya. Karena komunikasi yang baik dapat membantu anda dalam memasarkan produk anda, dapat menjelaskan kinerja anda, apa yang anda kerjakan atau apa yang anda tawarkan. Tentu jika presentasi anda bagus, maka calon customer anda akan tertarik dan bahkan berlangganan terhadap produk dan jasa anda.
Banyak teman-teman saya, mereka mengajak ngobrol dengan saya tentang hal ini. Tak sedikit dari mereka bertanya mengenai apa saja sih Tips Berkomunikasi yang Baik. Sebenarnya tips ini tidak berlaku secara statis, ilmu komunikasi itu bergerak fleksibel. Terkadang setiap orang punya gaya dan cara masing-masing dalam meningkatkan soft skill mereka terutama di bidang komunikasi. Hanya saja disini saya menyimpulkan beberapa tips komunikasi yang saya dapatkan dari pengalaman kerja dan berorganisasi.
Mari kita simak 9 Tips Berkomunikasi yang Baik
- Jadikan Kemampuan Komunikasi sebagai prioritas, Caranya bagaimana menjadikan komunikasi sebagai prioritas?. Kita bisa belajar dengan mengikuti kelas atau seminar yang berkaitan dengan hal ini, perbanyak baca buku dan artikel tentang hal ini serta cari mentor atau pelatih disekitar anda yang sudah berpengalaman dalam hal komunikasi ini.
- Sederhanakan bahasa dan tetap pada pesan yang akan disampaikan, Gunakan bahasa yang mudah di mengerti oleh klien atau audiens anda. Jangan menggunakan bahasa yang terlalu kaku, gunakan bahasa keseharian atau yg kita kenal bahasa gaul gitu. Anda juga bisa gunakan bahasa daerah kalau itu berurusan dengan customer anda, kecuali acara formal jangan terlalu banyak menggunakan bahasa daerah atau bahasa "gaul" karena itu kurang bagus. Jangan terlalu banyak menggunakan bahasa istilah, perhatikan audien atau pendengar anda, siapa tau dia orang awam terhadap istilah. Fokus pada pesan yang akan anda sampaikan, jangan sampain ngelantur ngomong kemana-mana.
- Libatkan pendengar anda, Tarik pendengar anda agar aktif dan nyaman dalam berkomunikasi dengan cara mintalah pendapat mereka, ajukan pertanyaan kepada mereka. Biarkan mereka juga terlibat sebagai pembicara, dengan begitu anda bisa senyaman mungkin untuk mengobrol dengan pendengar anda
- Luangkan waktu untuk merespon mereka, Setelah anda mengerti apa yang mereka katakan, luangkan waktu di kepala anda dan susun apa yang akan anda sampaikan untuk merespon mereka, dan ingat pastikan tidak ngelantur kemana-mana, tetap pada pesan yang ingin anda sampaikan.
- Pastikan pendengar paham apa yang anda sampaikan, Jangan salahkan pendengar ketika ada hal yang tidak mereka pahami dari apa yang telah anda sampaikan, bisa jadi penyampaiannya terlalu berat, kurang terstruktur, kurang menarik, penggunaan bahasa juga membosankan. Silahkan kembangkan kemampuan improvnya dalam memastikan pendengar anda paham dengan maksud yang anda sampaikan.
- Kembangkan keterampilan mendengar anda, Pastikan anda menjadi pendengar sejati, dengarkan apa saja yang audiens sampaikan, jangan memotong pembicaraannya dengan begitu anda akan lebih leluasa mengurai informasi dan menyusun pembicaraan untuk menanggapi mereka. Hal ini sangat cocok sekali jika anda berurusan dengan calon customer anda.
- Bahasa tubuh itu penting, Perhatikan tanda-tanda visual tubuh anda untuk memandu pendengar anda dalam memahami apa yang anda sampaikan. Gunakan tangan dan gerakan tubuh anda untuk membantu menjelaskan ke mereka, kurangi pula gerakan-gerakan yang tidak perlu. Hal ini juga berlaku jika via medsos, emoticon menjadi pengganti dari bahasa tubuh, juga penggunaan huruf kapital dalam chat itu juga berpengaruh dalam mental pembaca chat anda.
- Perhatikan kontak mata, Berbicara dengan orang, jangan sampai mata anda malah sibuk melihat sekitar, kecuali berbicara di depan orang banyak, pastikan kontak mata anda bergerak dari sudut kanan, tengah hingga kiri secara bergantian, jgn terfokus pada satu sudut saja, karena itu akan membuat pendengar anda merasa di abaikan. Jika hanya berdua pastikan saat berbicara dan mendengarkan, kontak mata anda terarah padanya, itu akan memberikan kesan bahwa anda sedang mendengarkannya atau sedang ngobrol kepadanya.
- Hargai pendengar anda, Kenali pesan anda bukan hanya untuk anda, tapi untuk mereka. Anda juga harus tulus mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan mereka yang sedang anda ajak komunikasi. Salah satu menghormati orang lain yaitu dengan mendengarkan apa yang mereka katakan.

Belum ada Komentar untuk "9 Tips Berkomunikasi yang Baik"
Posting Komentar
Berkomentarlah yang sopan ^_^